Sunday, March 17, 2013

Rindu untuk AYAH

Duduk termenung disepi malam
Terdampar angan ke masa lalu
Kegalauan…
Serpihan luka memeluk kalbu

Melintas bayang
Saat itu…
Kau terbaring lemah
Sabar menghadap lara
Dengan nafas yang tersisa

Duka yang kau simpan
Lebur dalam senyuman
Tegar melawan pilu
Walau maut menantimu

Lewati detik
Bersulam harapan
Jeritan tangis
Menjadi irama
Mengiringi kepergianmu

Ayah….
Rinduku untukmu
Ingin selalu di dekatmu
Do’a dariku yang tak pernah putus

Setia mengiring dikau disana
Senyumlah ayah
Di samping Tuhan
Selamanya……!!


Yang Selalu MerinduiMU : Amiruddin Omar

Doa Mu IBU

Ibu...!
Aku tahu...
Semua letihmu itu tulus
Dan...akupun tahu
Bukan apa-apa yang engkau ingin
Engkau tak pernah inginkan apa-apa

Ibu...!
Dulu engkau pernah berkata
Cepatlah besar anakku !
Jadilah engkau seorang dewasa
Yang membanggakan hati Ibu

Ibu...!
Segala yang ada padaku
Tak kan pernah ada
Tanpa ikhlas dan redha darimu

Ibu...!
Sabdamu adalah do'a
Do'a yang nyaring terdengar
Dan pasti... didengar !

Bukan gelimang harta tuk membalas
Bukan pula, tahta dan mahkota
Bhakti, taat... menjaga hati
Itu saja...cari dan mesti kau beri 


Ibu...
adalah wanita yang telah melahirkanku
menjaga ku
membesarkanku
mendidikku
hingga diriku telah dewasa

Ibu...
adalah wanita yang selalu ada tatkala aku dalam buaian
tatkala kaki-kakiku belum kuat untuk berdiri
tatkala perutku terasa lapar dan haus
tatkala kuterbangun di waktu pagi, siang dan malam

Ibu...
adalah wanita yang penuh perhatian
bila aku sakit
bila aku terjatuh
bila aku menangis
bila aku kesepian

Ibu...
telah kupandang wajahmu diwaktu tidur
terdapat sinar yang penuh dengan keredhaan
terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran
terdapat sinar yang penuh dengan kasih dan sayang
terdapat sinar kelelahan karana aku

Ibu...
Siapalah diriku tampa mu

Kini engkau sudah pergi mengikut takdir Ilahi
Tinggal aku terkapai sepi,mencari erti hidup hakiki
Ku sedekahkan Al Fatihah sebagai penghubung Kasih,
Dikala aku merinduimu.
Semoga Dikau tenang di alam sana.

Terima Kasih Ibu,

Ikhlas Dari Anakmu ini : Amiruddin Omar